• Minggu, 27 November 2022

Permainan Tradisional Korea Hwagatu yang Mudah Dilakukan, Begini Cara Memainkannya

- Senin, 12 September 2022 | 14:27 WIB
Permainan Hwagatu dengan Puisi tiga baris merupakan salah satu permainan tradisional Korea (Lee SangHo)
Permainan Hwagatu dengan Puisi tiga baris merupakan salah satu permainan tradisional Korea (Lee SangHo)

Permainan Korea yang akan kita kenal hari ini dinamakan Hwagatu. Makna Hwagatu adalah untuk bersaing dengan menggunakan sijo (puisi tiga baris tradisional korea). Permaianan ini mudah dilakukan hanya dengan bersaing menurut jumlah sijo yang dihafal. Permainann ini dimaikan oleh beberapa tetua di tahun 70-an, namun permainan ini masih dimainkan secara luas setelah pembebasan dari Pendudukan Jepang pada tahun 1945.

Baca Juga : Permainan Tradisional Korea Selatan 

Permainan Hwagatu membutuhkan 200 keping kartu kertas tebal, lebar 5-6 cm dan panjang 7-8 cm. Kartu itu dibagi menjadi 2, 100 kartu soal (kartu yang dipegang moderator) memiliki ketiga baris sijo lengkap 3 baris dan 100 kartu jawaban (kartu menyebar di lantai) hanya memiliki baris terakhir sijo. Kartu soal dan kartu jawaban dicetak dengan latar belakang berbeda untuk bisa dibedakan. 

Cara memaikan Hwagatu bisa dilakukan dengan mudah dan dipraktikkan, pertama 100 kartu dengan syair terakhir ditempatkan di depan pemain. Kemudian, moderator permainan memilih satu kartu di antara 100 kartu soal dan membaca dua baris sijo. Moderator bisa mengecoh pemain dengan melihat tempat yang berbeda pada kartu soal. Para pemain kemudian mencari kartu di lantai dengan baris terakhir sijo yang dibaca moderator. Pemain yang menemukannya menampar kartu sebagai sinyal menemukannya terlebih dahulu dan mengambilnya untuk membaca baris terakhir. Setelah memilih kartu yang benar, pemain menyimpannya. Jika kartu salah, pemain menempatkan kartu di lantai lagi dan permainan berlanjut. 

Aturan-aturan permainan juga bisa disepakati di awal. Bisa dengan tidak melibatkan kembali pemain yang salah mengambil kartu atau sebagainya. 

 

***
Oleh Lee Sang Hoo

Editor: Ratna Puspita Haryati

Sumber: folkency

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Busan Nongak, Musik Petani yang Diwariskan Dari Busan

Rabu, 23 November 2022 | 14:40 WIB

Dongji, 'Little New Year's Day'-nya Korea

Rabu, 16 November 2022 | 13:30 WIB
X