• Minggu, 27 November 2022

Busan Nongak, Musik Petani yang Diwariskan Dari Busan

- Rabu, 23 November 2022 | 14:40 WIB
Busan Nongak
Busan Nongak

 

Hallyuvibe - Busan Nongak yang berakar dari geollipnongak (tari tradisional) ini dilakukan di Gobundori di Seodaesin-dong, Seo-gu, Busan. Gobundori dinamai dari sebuah lapangan luas yang dimana lapangan tersebut memiliki rumput ‘cantik’ yang tumbuh karena tidak ada batu atau semak belukar.

Gobundori Nongak (Busan Nongak) telah lama diwariskan seiring dengan adanya kehidupan bertani dan akhirnya dihentikan pada saat penjajahan Jepang di Korea pada tahun 1910-1945.

Setelah perang berakhir dan seteah pembebesan, kelompok petani (nongak) dihidupkan kembali dan dipimpin oleh beberapa warga dan dikenal sebagai ‘Gobundori Geollipnongak’. Sayangnya pada tahun 1950, rombongan nongak ini dibubarkan dengan pecahnya Perang Korea pada tahun tersebut.

Baca Juga: Cara Memakan Tangsuyuk Menjadi Perdebatan di Kalangan Masyarakat Korea

Pada pertengahan pertama tahun 1950-an, Yu Sam-ryong yang memimpin Gobundori pada saat itu dan Lee Myeong-cheol yang melarikan diri dari provinsi Hwanghae-do di Korea Utara ke Ami-dong, Busan selama terjadi perang, ia mengatur rombongan. Lalu, ketika Lee Myeong-cheol datang untuk memimpin rombongan sebagai pemimpin pemain gong kecil ‘sangsoe’. Sejak saat itu, romobingan tersebut dikenal dengan sebutan ‘Rombongan Ami Nongak’.

Rombongan Ami Nongak sebagian besarnya terdiri dari mereka yang pernah menjadi pemain musik tradisional di kampung halaman mereka yang kemudian melarikan diri ke Ami-dong, Gamcheon-dong, dan Doseong-dong di Busan selama terjadi perang Korea.

Ami Nongak telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda No.6 kota Busan pada tahun 1980, dan kini namanya telah diubah menjadi Busan Nongak atau Busan Ami Nongak. Hingga saat ini, Busan Nongak telah diwariskan oleh Asosisasi Pelestarian Busan Nongak.

Nongak Busan berbeda dari Nongak yang berada di daerah lain karena Nongak Busan melakukan ‘Yongwanggut’ yaitu upacara untuk Raja Naga Laut, upacara ini dilakukan untuk mendoakan hasil tangkapan yang baik setelah tur dari rumah ke rumah.

Halaman:

Editor: Hanik Nuril Jazilah

Sumber: folkency

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Busan Nongak, Musik Petani yang Diwariskan Dari Busan

Rabu, 23 November 2022 | 14:40 WIB

Dongji, 'Little New Year's Day'-nya Korea

Rabu, 16 November 2022 | 13:30 WIB
X